Derita Akibat Pesawat Delayed

Ceritanya ini pada Mei 2008 mau ke Lampung dengan pesawat pagi. Udah datang pagi-pagi tapi berangkatnya molor. Penerbangan dengan SJ.

Untungnya di Terminal 1B bandara Soekarno-Hatta ada area udara terbuka yaitu di koridor menuju waiting room sehingga menjadi tidak membosankan menunggu boarding sambil menikmati matahari pagi. Gak kebayang kalau kejadian ini di terminal 1A yang tertutup, pasti pengap dengan penumpang yang merokok sepanjang koridor.

Saya sudah kenyang dengan pesawat delayed dalam penerbangan lokal. Biasanya saya akan selalu berusaha tenang dan tidak perlu ikut-ikutan ngamuk seperti penumpang lain. Saya lebih memilih untuk menikmati waktu, mencari kegiatan lain seperti membaca, main game di HP, dengerin musik, cari temen ngobrol kalo ada yang asik atau foto-foto hehehe.. buat apa merusak mood acara jalan-jalan kan?

Tadi di Twitter ada seorang traveler terkenal yang marah karena pesawatnya (JT) delayed dan belum ada pemberitahuan: “Beli ticket Low Cost Carrier bukan berarti kami tidak menghargai waktu!”. Saya rasa ini benar sekali apalagi untuk week-end traveller seperti saya dengan waktu yang sangat sedikit.

Apapun kejadiannya di airport, saya tetap bilang “I Love Aiports!”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s