Banjarmasin

Banjarmasin, tidak lain yang ada dalam pikiran adalah sungai, pasar terapung, perahu jukung, soto banjar dan ikan siluang. Ternyata untuk ke pasar terapung harus datang pada dini hari. Nikmati menikmati kopi dan sarapan jajanan khas banjar di perahu jukung yang tentunya memiliki sensasi tersendiri. Bulan Mei 2009 saya datang ke kota ini dengan satu tujuan special, menikmati soto banjar di atas perahu hehehe.. Sudah pernah coba?

Jangan lupa dari pasar terapung untuk mampir menjenguk saudara-saudara kita di Pulau Kambang yang isinya monyet semua. Boleh turun untuk silaturahmi langsung atau sekedar melambaikan tangan dari perahu.

Oh ya, saya kagum dengan ibu-ibu penjual di pasar terapung. Mereka mengayuh sendiri perahunya dan menggunakan kebaya! Saya tidak membayangkan jika perahu terbalik dan harus mengambang dengan kebaya.. Ada foto dramatis di sini, seorang ibu penjual yang harus mengantarkan dagangannya di perahu yang lebih tinggi dan besar. Benar-benar dibutuhkan keseimbangan badan tingkat tinggi! Ckckckck..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s