Memory of A House

Ini baru posting yang speechless..

Ah, kenangan rumah ini..hanya itu yang tersisa.

Aku rindu teras yang dulu sering aku pel tiap hari minggu.

Aku rindu pot bunga mama yang berjejer rapih seperti pager ayu,

Aku rindu pohon mangga, rambutan dan alpukat yang rimbun,

Aku rindu dengan tetangga dan teman masa kecilku,

Aku rindu suara adzan masjid di samping rumah saat bulan puasa,

Dan kata-kata ini terlalu sederhana untuk rinduku yang terus subur berpilin-pilin..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s