@Fiksimini Tema: Rahasia dan Bunda

Sudah beberapa hari ini ada yang sangat menarik perhatian saya di dunia kicau alias Twitter. Hashtag #fiksimini membuat saya terpacu dan bergairah. Bagaimana tidak, membuat sebuah karya fiksi di atas lahan yang hanya menampung 140 karakter (oleh sebab itu dinamakan fiksi mini) telah menantang adrenalin kreativitas saya!

Fiksi mini ini sempat diulas di Kompas edisi 11 April 2010. Siapa saja adminnya, anda bisa langsung lihat di akun @Fiksimini. Saya tidak seproduktif yang lain. Berikut adalah fiksi mini saya:

Tema: Bunda

Andai Bunda punya Debt Collector, seumur hidup aku sembunyi. Hutangku tak akan pernah LUNAS!

Pengemis kecil itu memberikan sepasang selop untuk Bundanya. “Surgaku terawat sekarang”, gumamnya.

Tema : Rahasia

Biar tak dipetik orang, kubiarkan Rahasiaku layu dan kering tak berbunga!

Rahasiaku tak akan pernah berbicara kecuali kau tahu kata sandi untuk membuka mulutnya: no rekeningku!

Panas Jakarta seperti dlm pemanggang. “Ssst..ini rahasia lho, di Jakarta, Matahari ada 3!”

“Gawat, cepat sekali dia tumbuh. Dulu Rahasiaku masih Kecil, sekarang sudah BESAR!”
(Fiksi mini paling banyak mendapat ReTweet termasuk dari admin)

“Semuanya aman, Pak! Kapan berbagi isi di Rekening Rahasia Bpk ke Rekening Rahasiaku?”

Menyesal aku menjengukmu di Bidan Bersalin. Pulang aku bawa rahasia. Bisikmu, “Kamu bapaknya..”

Yang mana yang paling anda suka? 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s