Lilin yang Bertanya Padaku

Kau sendiri?
Mari duduk di sofa merah sudut kaca
Kita berhadapan
Malam menua
Aku juga sendiri

Aku tak perlu memperkenalkan diri kan?
Dari bentukku pasti kau tahu
Siapa yang tidak mengenal pijarku?
Terlebih dalam remang
Aku sang primadona
Menari di atas meja
Menghibur risaumu

Jangan menatapku begitu ah!
Aku tambah meleleh
Tatapanmu berapi
Lebih panas dari yang kuusung
Silakan kau pesan minum
Makan juga boleh
Aku tidak boleh makan
Tabu dalam pekerjaanku

Hey, kau mau kemana?
Apa karena kau kenyang?
Apa risaumu semakin berat?
Apa aku mengerdil buruk rupa?

Ah kau pergi juga!
Risaumu berpidah padaku sekarang
Sendiri lagi..

+++
Soho, 12 Agustus 2010, 21.00

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s