Cerita Sebingkai Jendela

DI BALIK JENDELA. Ia terus meronta. Cerita itu selalu datang walau otaknya telah dimangsa serigala hutan sekalipun.

Apa jadinya hidup Risa tanpa jendela? Lima tahun sudah ia mengintip dunia dari jendela. Tak ada lagi hiburan yang lain. Dunianya hanya sebatas kotak kayu bolong yang menempel di dinding gubuk reyot sempit itu. Seperti sebuah buku yang mendongeng dari pagi ke pagi.

Dua hari lalu ada hujan yang bercerita. Merintik pilu dan kemudian meraung menangis dicerca halilintar hingga kemudian berhenti dibujuk pelangi. Sehari yang lalu giliran sang surya yang bercerita. Tusuk teriknya melepuhkan peluh.

Ia telah melihat julang-jemulang pohon jagung yang tumbuh dari sebaris biji-bijian yang ditanam Ayah. Ia telah menjadi saksi si burik yang bercinta dengan si jago yang menghasilkan telur yang dimasak Ibu. Kepada jendela inilah ia memutar semua episode hidupnya sendiri. Menangis, tertawa, cikikan dan marah silih berganti. Ia tak mengerti dan jendelapun tak peduli dengan sebabnya.

Satu cerita pilu yang selalu membuatnya berteriak dan meronta dengan mata penuh api. Episode saat tiga orang bajingan mabuk yang menelan bulat lekuk tubuhnya yang kemudian menahbiskan ia dari kembang ranum menjadi anjing liar yang ditakuti warga desa. Sebuah cerita yang selalu datang walau otaknya telah dimangsa serigala hutan sekalipun.

Ayah, Ibu, maafkan aku yang tak bisa membantu tangan-tangan tua kalian di ladang jagung seperti dulu, batinnya. Tapi tatap kosongku selalu mengirim senyum ketika jagung-jagung telah gemuk berisi. Aku ingin sekali memiliki cerita sendiri di luar sana walau hanya sekedar menyusur deret pohon jagung. Semoga jendela ini tidak bosan terus bercerita pada gadis malang yang dalam pasung rantai seperti aku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s