Namaku Andin, Pacarku Toni

HIKAYAT CEMBURU. Bahkan hanya dalam hayalanpun bisa mengiris hati.

Inilah cerita seklasik roman picisan. Cerita tentang cinta, perselingkuhan dan cemburu yang sering lekat dalam cerita-cerita novel, film, bahkan sejak hikayat disusun nenek moyang. Andin tidak habis pikir bahwa episode itu akhirnya terjadi dalam percintaannya. Hanya kepada Ibunyalah ia sanggup bercerita. Tidak kepada Rani atau Nina sahabat-sahabatnya yang tentu akan menertawakan kebodohannya.

Seperti malam-malam sebelumnya, ia terkulai bercerita di pangkuan Ibu. Saat seperti inilah ia biasa menumpahkan segenap keluh dan Ibu akan terus membelai rambutnya menenangkan.

“Aku marah pada mereka Ibu. Betapa jahatnya mereka selingkuh di belakangku! Sita yang selama ini telah kuanggap saudaraku, teganya merebut Toni.”

“Sabar ya, Nak.” Ibu menenangkan. Ia mulai terisak.

“Tidak kuat aku ditusuk seperti ini. Tiap hari aku seperti terpanggang api. Katanya Toni mencintaiku tetapi teganya dia menggandeng Sita di depanku. Bukan sekedar cemburu yang menyiksa lagi tetapi aku ditipu, dicampakkan seperti sampah!”

Hampir sejam Andin terus mengulang semua cerita pilu yang mengiris hatinya. Di sela isak, sesekali terdengar raungan. Ibu masih sabar membelai, mencerna cerita tanpa memotong sebaitpun. Malam merambat pelan, nyaris mendekati ujung putarannya. Larut tanpa terasa.

“Ibu, aku tidak sanggup lagi. Rasanya ingin mati.”

“Sudahlah, Nak. Kalau Toni dan Sita masih terus membuatmu sakit hati, ganti saja pacar dan sahabat hayalanmu itu dengan yang baru. Saatnya tidur sekarang.”

Malam telah mendekati ujungnya. Keningnya dikecup. Besok mereka harus berangkat pagi seperti biasa ke dokter Anwar. Konsultasi rutin untuk Andin.

Advertisements

2 thoughts on “Namaku Andin, Pacarku Toni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s