Beuh!

Beberapa bulan lalu saya dikagetkan dengan pengakuan seorang teman. “Saya memang sudah menikah. Tapi tanpa cinta sudah habis.” Saya terbelalak, bagaimana bisa? Bagaimana mungkin pengakuan ini keluar dari mulut seseorang yang baru menikah 6 bulan?

Siang kemarin, teman saya itu kembali mengagetkan. “Saya akan bercerai. Pasti akan bercerai.” Kembali saya terbelalak. Mulut dan mata saya sama-sama membentuk hurut “o”. Dan kemudian dia bercerita panjang lebar tentang orang ketiga yang dicintai istrinya.

Menikah tanpa cinta? Orang ketiga? Runyam. Susah payah cinta dihadirkan, lalu menguap hilang. Seperti parfum kelebihan alkohol. Paginya semerbak, siangnya tinggal daki di leher. Beuh!

Dituliskan dari Kotak Ajaibku.

Advertisements

One thought on “Beuh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s