Rato Ebhu (Ratu Ibu) – Bangkalan

9 Agustus 2012

menziarahimu adalah mengunjungi ibu

dari rahimmu, Madura terlahir dalam cerita

tentang melanjutkan Tjakraningrat

lalu perang yang mencabik Arosbaya

:laki-laki dan perempuan ke medan laga. beberapa pejuang laki-laki sebenarnya masih bisa tertolong jiwanya. namun ketika para wanita akan menolong, mereka melihat luka laki-laki itu berada pada punggung, mereka justru malah membunuhnya. luka di punggung berarti laki-laki itu telah lari dari medan laga.

dari bukit panembahan terakhirmu

angin bertiup manis

membawa harum Madura

yang terus memanggilku kembali

walau hanya jiwaku yang bertiup pulang, sementara ini.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s