Negeri Gurindam – Tanjung Pinang

Selamat datang di negeri Gurindam, di sini angin pun berdesis puitis!

Bandara Raja Haji Fisabilillah, Juli 2012. Dari namanya saja jelas sudah betapa gurindamnya negeri ini. Mendarat di bandara ini seperti mendarat di halaman pertama sebuah buku puisi lama. Bandaranya tidak terlalu besar, oleh sebab itu sedang disiapkan bandara baru yang letaknya persis di belakang bandara sekarang. Satu yang unik di bandara ini, ada tempat bermain khusus untuk anak-anak di ruang tunggu keberangkatan.

Menginap di Hotel Kaputra adalah pilihan tepat untuk yang hobi lapar. Di depan hotel ada Ramayana Dept. Store dengan pusat jajan yang cukup luas. Berderet di samping hotel ada juga beberapa kedai kopi dan restoran.

Kamarku di lantai dua dengan sebuahl jendela besar menghadap jalan. Di seberang jalan itu berjejer pohon yang salah satunya seperti selalu mengintai ke jendelaku. Setiap kembali ke kamar, jendela kamar langsung kubuka lebar-lebar dan pohon itu seolah-olah menyambutku. Seperti seseorang yang menunggu di setiap kepulanganku untuk berbagi cerita dan bertukar rahasia.

Cerita spontan dan singkat tentang pohon itu kuceritakan langsung di twitter. Ternyata banyak yang menyimak dan salah seorang teman baik membingkai cerita itu di blognya.  Sila berkunjung ke: http://setintapena.wordpress.com/2012/07/20/seorang-pengembara-jendela-dan-sebuah-pohon-tua/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s