Aston Hotel Jayapura – Papua

Waktu menunjukkan sekitar pukul 09.00 WIT. Saya check-in dengan tampang super busuk. Mungkin hanya parfum yang selalu setia menyelamatkan kewibawaan saya. Rasanya kepala saya akan segera jatuh terkulai di meja front office. Kenyataan bahwa kamar saya belum siap, semakin memperbusuk tampang dan keadaan. Memang biasanya pukul segitu bukan waktu check-in yang berlaku umum. Tetapi, menunggu hingga pukul 14.00 dengan keadaan mengantuk berat seperti ini tentu salah satu ujian kehidupan. Sebenarnya, saya hanya perlu mandi untuk kembali bugar. Walaupun masih satu negara, tetapi perjalanan dari barat, tengah, hingga di ujung timur ini boleh saja kan saya mengeluh jet-lag?

Setelah cuci muka ala kadarnya, saya memutuskan berkeliling kota sambil menunggu kamar dipersiapkan. Saya memang selalu suka merambah kota di saat pagi seperti ini. Untung saja letak hotel di tengah kota. Saya berkeliling sambil mencari sarapan. Tidak jauh-jauh. Lucu kan kalau saya terkulai lelap di emperan toko yang belum buka?

Pukul 09.30 pagi belum banyak toko dan tempat makan yang buka. Sampailah saya di ujung jalan sebelah kiri dari hotel. Ada supermarket besar. Terpikir untuk beli roti dan susu sebagai sarapan. Ternyata di atas supermarket itu ada restoran ayam goreng cepat saji. Secepat kilat tanpa aba-aba, kaki saya sudah meniti tangga. Restoran sudah dibuka, pace!

Kembali lagi ke hotel. Sudah keliling dan sarapan, waktu masih saja menunjukkan pukul 10.30 pagi. Belum memasuki waktu normal untuk check-in! Saya mati gaya. Duduk di sofa dan sambil membongkar-bongkar majalah yang disediakan di lobi hanyalah cara saya berperang dengan kantuk. Baru saja akan berkeluh kesah ke front office, seorang petugasnya langsung menghampiri. Ternyata kamar saya sudah siap, plus sebuah kejutan bahwa kamar saya di-upgrade! Petugas itu kasihan melihat saya, begitu jawabnya ketika saya menanyakan alasannya. That is service! Pakai hati, bukan gigi. Eh?! (Sayang sekali saya lupa nama petugasnya).

Di lantai sembilan, saya mendapat kamar dengan pemandangan kota dengan sudut terbaik. Dari jendela, saya bisa mengintip kota sekaligus Teluk Yos Sudarso! Belum lagi jendela ini bisa sedikit dibuka, dan meja yang memadai untuk menulis.

Terima kasih, Aston Hotel Jayapura!

Advertisements

2 thoughts on “Aston Hotel Jayapura – Papua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s