Pasar Mama Mama Papua – Jayapura

Saya tersenyum-senyum sendiri membaca plang nama pasar ini. Sayang sudah terlalu sore, pasar ini sudah sepi. Di sinilah wanita-wanita Papua berjualan ragam produk kerajinan, hasil bumi, dan keperluan hidup sehari-hari. Mau cari sagu dan pinang? Borong aja di sini!

Rasa penasaran terbesar adalah apakah di sini jual koteka juga? Ini sih lebih ke pemikiran iseng saya aja. Tidak kebayang jika ya. Mama-mama penjual akan menanyakan ukuran pembeli dan kemudian sang pembeli akan kerepotan mencari kamar ganti, atau mukanya malu karena ukurannya terlalu mini. Hihihi..

Di tengah terpaan pasar modern, pasar-pasar seperti ini selayaknya mendapat tempat dan terus dijaga. Saya khawatir jika suatu saat datang lagi ke Jayapura lalu pasar seperti ini tinggal cerita. Sudah banyak kejadian di berbagai daerah di Indonesia, pasar-pasar tradisional nasibnya tergusur nafsu pengembangan kota. Bukannya menentang modernisasi, tapi keberadaannya jauh lebih berarti kepada transaksi emosional. Menurut saya, pasar seperti ini bukan sekadar transaksi jual beli tetapi juga menjunjung interaksi manusia.

Andai di daerah lain ada pasar serupa dengan nama pasar ini. Mungkin kita akan menjumpai Pasar Inang-inang di Medan, Pasar Mbok-mbok di Solo, atau Pasar Bundo-bundo di Padang. Kalau di Jakarta apa, ya? Pasar Emak-emak apa Pasar Nyonya-nyoya?

Advertisements

2 thoughts on “Pasar Mama Mama Papua – Jayapura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s