Apa Kabar?

“Apa kabar?”
Iya, ini pertanyaan basa-basi. Tapi bukankah pertanyaan ini mujarab membuka percakapan? Bahkan untuk orang yang pelit berbasa-basi sekalipun, pertanyaan ini kerap terlontar. Seakan sudah otomatis, penduduk di belahan dunia manapun akan menggunakan kalimat ini sebagai standar dalam pergaulan.

Seakan otomatis pula, jawaban standar sudah tersedia tanpa konsensus: “Baik”, “Kabar baik”, “Alhamdulillah, baik”, “Sehat, alhamdulillah..”

Mungkin, sudah tiga tahun terakhir ini saya punya jawaban tambahan dari standar yang di atas: “Alhamdulillah, sehat, dan bahagia!”. Ya, saya tahu ada juga orang lain yang menggunakan jawaban ini tapi dalam setahun sepertinya saya hanya mendengar sekali.

“Sehat dan bahagia.”
Kelihatannya kata terakhir itu lebay berdarah-darah. Tapi saya punya 5 alasan kenapa kata itu harus saya tambahkan:
1. Setiap orang ingin bertemu dengan orang yang bahagia.
2. Walau perasaan saya lagi kesal, kata itu pengingat untuk saya sendiri supaya kapan pun dan dengan cara apa pun, saya harus bahagia. Kata itu doa untuk saya sendiri. Dan siapa tahu jadi pengingat pula untuk orang yang mendengarnya.
3. Bahagia itu menular. Tapi, saya tidak punya niat untuk jadi Duta Bahagia. Setiap orang adalah Duta Bahagia untuk kebahagiannya sendiri.
4. Kata ‘bahagia’ itu seksi banget! Walau kita lagi bahagia, jarang kan kita mengucapkan “Saya bahagia” untuk diri sendiri? Kata itu membuat saya merasa jawaban saya unik. Unik adalah bagian dari keseksian. Ehem!
5. Kalau di no.2 saya bilang kata itu sebuah doa, yang terakhir ini saya tambahkan: kata bahagia adalah obat perangsang. Walaupun belum pernah mencoba Viagra, saya yakin obat yang satu ini lebih dahsyat. Saya ingin bahagia saya tahan lama dan terus bertambah dalam setiap apa pun yang saya lakukan setiap waktu.

Nah, jangan ragu-ragu berbasa-basi dengan pertanyaan ini setiap bertemu saya. Tak apa walau kita baru berpisah lima menit sekalipun. Saya ingin mengucapkan kata ‘bahagia’ sesering mungkin untuk diri saya sendiri. Perasaan bahagia adalah bentuk syukur yang sederhana.

Apa kabar para penumpangku? 🙂

 

 

Advertisements

4 thoughts on “Apa Kabar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s