Reborn

Kalau terlahir kembali, kamu mau jadi apa? Ini adalah pertanyaan yang paling aku benci. Sekarang aja aku nggak tahu sudah jadi apa di hidupku selama ini. Kalau tetap dipaksa, okelah aku akan menjawab: terserah jadi apa aja, tetapi akan tetap jadi orang yang benci jika ditanya seperti tadi.

Menghidupkan kembali blog ini harus berperang dengan setumpuk rencana. Mulai dari mengubah theme, memilah calon content, hingga untuk apa sebenarnya blog ini. Ujung-ujungnya kebingungan sendiri. Berminggu-minggu berputar di rencana demi rencana. Blog ini nggak lahir-lahir (kembali) juga sesuai tanggal yang direncanakan.

Tahun ini terlibat kelahiran dua web pihak lain. Keasyikan dengan dua web ini malah memperumit kelahiran blog sendiri.Ternyata, lebih asyik dengan kelahiran yang baru dibanding terlahir kembali. Lalu aku jadi berpikir, pada dasarnya tidak ada istilah “terlahir kembali”. Yang ada adalah tetap melanjutkan apa yang telah dilahirkan.

Bukan begitu, Perahu Kayu?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s