Ini Mitos dan Fakta Seputar Air Putih, Apa Saja?

Dalam rangka #WorldWaterDay 22 Maret 2016 lalu, aku posting ini di http://www.iaupnvy.or.id dari artikel di tempo.co. Aku share di sini juga karena infonya bermanfaat di tengah mitos yang diyakini selama ini.

Air merupakan kebutuhan hidup yang vital. Dalam kondisi normal, remaja dan dewasa membutuhkan cairan 2 liter atau delapan gelas per hari untuk menjaga kesehatan tubuh. Di tengah masyarakat, banyak mitos yang dianggap fakta.

Untuk meluruskan mitos-mitos yang beredar, beberapa ahli, di antaranya Prof Dr Ir Hardinsyah, M.S.; Prof Dr dr Parlindungan, SpPD-KGH; Dr dr Budi Iman Santoso, SpOK(K); dan Dr dr Sudung O. Pardede, SpA(K) menerbitkan buku berjudul Mitos dan Fakta Air dan Hidrasi.

Buku yang berisi 70 mitos atau fakta itu diluncurkan dalam rangkaian kegiatan konferensi Indonesian Hydration & Health Conference di Hotel JW Marriot, 16-18 Maret 2016.

Salah satu mitos adalah minum air 1-2 liter sekaligus di pagi hari baik untuk mem-flush racun yang ada dalam tubuh.

Faktanya, manusia tidak boleh langsung minum air dalam jumlah banyak karena kemampuan ginjal untuk menghasilkan urine/air seni hanya sebesar 400 mililiter.

Bagi remaja dan dewasa sehat, minum air yang baik adalah 2 liter per hari, yang diminum terbagi dalam 14-18 jam.

Sementara itu, Prof Dr dr Perlindungan Siregar mengatakan sakit pinggang tidak ada hubungannya dengan kekurangan cairan.

Fakta lainnya, bagi orang yang sakit ginjal, asupan air harus dibatasi. Sebab, sakit ginjal ada yang disertai dengan penurunan fungsi ginjal, ada pula yang tidak. Sakit ginjal disertai penurunan fungsi ginjal sedang dan berat perlu dibatasi.

Kemudian, faktanya, orang lanjut usia juga tidak boleh banyak minum air. Orang lanjut usia mudah kurang natrium darah karena penurunan laju fibrasi glomerulus, penurunan kemampuan pemekatan urine, penurunan kadar aldosteron darah, kemampuan kliren air, peningkatan hormon penarik air, dan peningkatan hormon pembuang natrium.

Akibat perubahan-perubahan itu, terjadi penimbunan air. Hal ini meningkatkan pembuangan natrium oleh ginjal. Pencegahan dilakukan dengan mengurangi asupan air minimal 1.000 mililiter dan maksimal 1.500 mililiter, serta tidak dianjurkan diet rendah natrium pada orang berusia lanjut normal.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s