Dari Kaboa Hingga Karto Lamus

Buku ini adalah antologi cerpen dan puisi hasil seleksi acara tahunan Fokus Sastra Universitas Pendidikan (UPI) Bandung di tahun 2014.

Diterbitkan oleh Penerbit ASASUPI, 2014, buku ini bisa dipesan di 085795245464 atau di penerbitasas@gmail.com.

Senang banget cerpenku “Lelaki Kutang” terpilih dalam buku ini. Penasaran lelaki seperti apa yang dimaksud cerpenku? Silakan baca ceritanya di bawah. Lengkap! Continue reading “Dari Kaboa Hingga Karto Lamus”

Jendela-Jendela Aba

Inilah salah satu cerpen terbaik yang pernah kutulis. “Jendela-Jendela Aba” kemudian menjadi judul buku antologi cerpen karena menjadi jawara di lomba cerpen tahunan yang diselenggarakan oleh RetakanKata di tahun 2013.

Cerpen ini kutulis di tahun 2012, ketika ‘mengungsi’ ke Bandung selama sebulan. Setiap hari, aku menulis di depan jendela besar di lantai dua. Saat itu di Bandung sedang musim hujan. Di saat itu pula, kerinduan pada ayahku sedang kental-kentalnya. Maka lahirlah cerita di depan jendela dengan sisa-sisa hujan dan kerinduan pada ayahku: “Jendela-Jendela Aba”. Continue reading “Jendela-Jendela Aba”

Buku Puisi “Sauk Seloko”

Bunga Rampai Puisi Pertemuan Penyair Nusantara (PPN) VI – Jambi, 2012

Sampai tengah malam, 28 Desember 2012, saya baru tahu kalau buku puisi ini tercampur bersama bahan-bahan keperluan selama acara dalam sebuah map besar yang dibagikan panitia sejak registrasi kedatangan di lobi hotel. Padahal, saya sudah registrasi sejak pukul 10 pagi karena tiba di Jambi dengan penerbangan pertama dari Jakarta.

Saya lalu tidak sabar membuka buku setebal 400 halaman lebih ini. Secara acak saya buka di bagian tengah tanpa memulai dari halaman pertama. Dua kali saya lakukan ini dengan sedikit mengintip isi puisinya. Dalam dua kali itu saya terpekik: “ASTAGA!!”. Dua puisi yang sempat terintip di bait-bait awalnya telah menyergap kekaguman saya. Puisinya keren-keren! Apa kabar dengan puisi saya? Gumam saya dalam hati. Continue reading “Buku Puisi “Sauk Seloko””